Jumat, 20 Februari 2015
Begini Cara Membedakan Batu Akik Asli atau Masakan
Maraknya batu akik sekarang membuat para pembeli was-was ketika memilih batu akik sebelum membelinya. Namun bagi para pemula, apa saja yang harus diperhatikan?
Batu akik sudah booming sejak awal tahun 2015, membuat para penjual batu akik meraup keuntungan yang besar. Oleh karena itu tidak bingung jika banyak batu masakan mulai masuk ke dalam pasar batu akik. Bagi pemula, mungkin akan menjadi hal yang sangat membingungkan untuk membedakan batu akik asli dengan batu akik masakan, tetapi dengan sedikit pengetahuan dan kesabaran Anda pasti bisa membedakannya.
Untuk melihat keaslian dan kualitas batu akik, biasanya para pembeli akan membawa senter. Ini adalah hal yang paling dasar untuk melihat keaslian dan kualitas batu akik. Batu akik asli ketika disenter akan terlihat adaya serat-serat, serat-seat ini jugalah yang menentukan harga dan kualitas batu akik. Batu akik masakan tidak akan memiliki serat ini dan akan terlihat jernih sekali ketika disenter. Hal ini tentunya hanya bisa dilakukan pada batu-batu yang jernih dan tembus pandang seperti bacan dan pandan. Batu alami pasti memiliki serat-serat natural dan unik, berbeda dengan buatan manusia.
"Pokoknya untuk pemula lihat saja dibawah cahaya apa ada serat atau tidak. Jika teralu bersih biasanya sudah pasti batu masakan. Atau coba tempel ke kulit atau pipi, jika dingin maka batu akik asli. Saya sarankan bawa teman yang mengerti batu akik jadi bisa menjelaskan," kata Hendri, seorang pembeli batu akik.
Anda juga bisa mencoba meneteskan air ke atas batu, apabila tetesan tersebut menetap maka batu akik tersebut sudah pasti asli. Hal membedakan lainnya adalah berat, batu akik asli dan kaca bisa terasa berbeda beratnya. Tetapi jika Anda baru mulai tertarik dengan batu akik maka hal ini akan sulit dirasakan. Pembeli batu akik senior biasanya dengan hanya dilihat dan dipegang sudah langsung tahu.
"Memilih batu akik harus bersabar karena jika tidak Anda akan cepat tertipu. Pertama-tama harus mengerti tentang batu yang diinginkan, contohnya bacan. Sebelum beli cari tahu dulu saja tentang batu bacan, tentang warna, harga, kualitas, jangan langsung datang lihat batu bacan lalu nanti ditipu. Paling gampang, buka internet dan cari tahu tentang batu akik," ujar Endang, salah seorang penjual batu akik di Jakarta Gems Center (JGC), Rawa Bening, Jakarta Timur. (Kompas)
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar