Selasa, 10 Februari 2015

Perawatan Kecantikan Paling Ekstrem Sepanjang Sejarah

Tidak ada komentar :

kecantikan bagi wanita ternyata sudah dilakukan sejak zaman dulu. Bahkan, tidak jarang perawatan tersebut dilakukan secara ekstrem.

Berikut beberapa perawatan kecantikan paling ekstrem sepanjang sejarah, sebagaimana dilansir Dailymakeover, Selasa (10/2/2015):

Lipstik bromin

Wanita pada zaman Mesir kuno membuat lipstik dengan menggunakan ekstrak rumput laut, iodin, mannit bromin, yang merupakan unsur kimia yang dianggap beracun, untuk menambahkan warna seperti merah atau unggu. Dalam bentuk cairan, zat ini bersifat korosif terhadap jaringan sel manusia dan uapnya menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan. Oleh karena efek bahan beracun tersebut, akhirnya mendorong penemuan baru, yaitu warna merah yang berasal dari ekstrak kumbang dan semut untuk menghasilkan warna merah pada lipstik pada masa itu.

Hair removal arsenik

Selain lipstik, perempuan pada zaman mesir kuno juga membuat hair removal dari bahan-bahan ekstrem. Mereka membuat pasta yang berfungsi untuk menghilangkan rambut yang berbahan dasar arsenik dan kapur. Arsenik merupakan senyawa kimia yang mengandung racun dengan kadar tinggi, yang biasa digunakan sebagai bahan dasar semen. Arsenik dapat membunuh dengan cara merusak sistem pencernaan apabila bahan tersebut dikonsumsi.

Facial timah

Tahukah Anda, bahwa timah putih merupakan salah satu bahan yang paling populer dalam bidang kecantikan pada zaman Victoria yang biasa digunakan sebagai masker. Ratu Elizabeth rutin menggunakan masker timah putih tersebut untuk membuat wajahnya terlihat putih pucat. Pada zaman tersebut, wajah putih pucat dipercaya dapat menunjukkan kekayaan dan status. Hal ini dikarenakan masyarakat kelas bawah harus bekerja di ladang sepanjang hari di bawah matahari sehingga mengakibatkan wajah yang kusam. Oleh karena itu, demi memiliki wajah yang putih pucat para wanita kelas atas bahkan Ratu Elizabeth biasa menggunakan masker timah putih yang dikenal dengan “The Mask Of Youth”.

Diet cacing pita

Pada awal abad ke-20 diet cacing pita marak dilakukan dengan cara menelan telur-telur cacing pita tersebut. Cacing pita yang menetas nantinya akan memakan makanan yang masuk ke dalam usus, sehingga dipercaya wanita yang memakan telur cacing pita tersebut tidak akan gemuk. Namun, diet ini tentunya sangat berbahaya karena cacing-cacing dapat berkembang dan bertelur dalam usus, bahkan dapat tumbuh hingga 20 cm.

Radium

Pierre Curie dan istrinya, Marie Curie, merupakan ilmuwan fisika telah berhasil menemukan unsur radium yang merupakan salah satu kandungan dalam radioaktif. Pierre kemudian membuat kosmetik dengan berbahan dasar radium yang dianggap dapat membuat kulit awet muda dan lebih cerah.

Pijat ular

Mungkin tak pernah terbayangkan oleh Anda sebelumnya untuk melakukan pijat ular. Ya, beberapa negara eksotik seperti Indonesia, Rusia, Israel, dan Thailand menawarkan spa ular yang dipercaya dapat memicu adrenalin dan berdampak baik untuk metabolisme tubuh manusia.

Facial vampir

Platelet rich plasma (PRP), atau yang biasa dikenal dengan facial vampir, merupakan salah satu metode facial yang menggunakan darah sebagai bahan utamanya. Biasanya darah yang digunakan adalah darah orang yang melakukan facial tersebut. Metode facial ini sempat dipopulerkan oleh artis kenamaan Kim Kardashian. (Okezone)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar